Peduli Pendidikan Yatim dan Dhuafa

Islam memberikan kemuliaan yang besar jika kita senang mengasuh dan menyantuni anak yatim. Dan rumah yang disukai oleh Allah SWT adalah  rumah yang ditegaskan oleh Rosulullah SAW sebagaimana yang diriwayatkan Baihaqi: ”Rumah yang paling disukai Allah adalah rumah yang didalamnya ada anak yatim yang dimuliakan”, dalam hadis yang lain, Abu Hurairah RA berkata bahwa Rosulullah SAW bersabda : “Orang yang menanggung anak yatim, baik anak yatim itu masih ada hubungan famili atau tidak, maka aku akan menanggungnya seperti dua jari ini dalam Surga” (HR Bukhari)

 

Apabila kondisi rumah tidak memungkinkan untuk mengasuh mereka,cukuplah dengan cara menyantuni kehidupan mereka. Dalam satu riwayat Nabi SAW menegaskan : “Barang siapa diantara kaum muslimin yang menaggung makan  dan minum anak yatim, maka Allah akan memberikan kecukupan penghidupan baginya, serta mengharuskan dia masuk surga  kecuali bila
dia melakukan dosa yang tidak terampuni”. (HR. Turmudzi)

 

Harus diakui bahwa mengasuh dan menyantuni anak-anak yatim memiliki tantangan tersendiri. Ada banyak pelajaran hati yang dapat kita petik di dalamnya. Namun disinilah kemuliaan yang sedang ditunjukkan oleh Islam. Kendati berat, kita dituntut untuk senatiasa berbuat baik kepada mereka,
bahkan dituntut untuk menunjukkan kasih sayang. Nabi SAW sering mengusap kepala mereka, seraya menegaskan, ”Barang siapa mengusap anak yatim, kelak Allah SAW akan mencatatkan baginya atas setiap helai rambut yang diusap tangannya dengan sepuluh kebajikan”

 

QS. Al-Ma’un 1-3, Allah berfirman: 1. Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?, 2. Maka itulah orang yang menghardik anak yatim, 3. dan tidak mendorong memberi makan orang miskin.

 

QS. Al-Insan: 8 , Allah Ta’ala berfirman:“Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim, dan orang yang ditawan.”

 

HR. Al-Bukhari,  Dari Sahl bin Sa’ad As-Sa’idi dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda:“Aku dan orang yang mengurus anak yatim berada di surga seperti ini.” Beliau mengisyaratkan dengan kedua jarinya yaitu telunjuk dan jari tengah.”

 

HR.Muslim, Dari Abu Hurariah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalam bersabda: “Orang yang menanggung anak yatim miliknya atau milik orang lain, aku dan dia seperti dua jari ini di surga.” Malik mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah.” 

REKENING DONASI

BNI Syariah  /  102 1234 029

BSM  /  701 771 7094

atas nama Yayasan ibnu sina - Lazisna