gallery/menu
gallery/logo laz
gallery/fb
gallery/twitter
gallery/google
gallery/ins
gallery/qurban ads

Aleppo Timur Genting, Ratusan Ribu Warga Terancam

gallery/untitled-1

KIBLAT.NET, Aleppo – Wilayah Aleppo Timur yang dikontrol pejuang Suriah saat ini dalam kondisi genting. Setelah melakukan penggempuran sengit berhari-hari, militer Suriah dibantu milisi bayaran merangsek menembus wilayah mujahidin. Kurang lebih sepertiga dari wilayah yang terkepung itu, menurut laporan BBC Arabic pada Senin (28/11), direbut militer rezim.

Dewan Pertahanan Sipil melaporkan pada Senin bahwa rezim Assad dan Rusia menghujani Aleppo Timur dengan 2000 lebih serangan udara dalam dua pekan terakhir. Mulai dari rudal balastik, bom tandan hingga bom gas beracun digunakan dalam upaya bumi hangus itu.

Departemen Pertahanan rezim Bashar Assad mengaku, pasukannya merebut sedikitnya 12 lingkungan di Aleppo Timur. Dengan demikian, lembaga itu mengklaim, sebanyak 40% wilayah yang menghalangi gempuran tiada henti itu direbut.

Sementara itu, sumber komandan oposisi Suriah di Aleppo Timur mengatakan, seperti dilansir BBC, menyebut pihaknya telah menarik diri dari garis pertahanan paling kuat. Dia menunjukkan, hal itu mengakibatkan kondisi kontrol Aleppo timur terpisah antara daerah utara dan selatan.

Sumber lainnya menjelaskan bahwa pejuang terlibat pertempuran sengit selama tiga hari terakhir di lingkungan Ash-khur, lingkungan yang dapat memisahkan antara daerah timur dan selatan. Militer Suriah mengerahkan kekuatan penuh untuk merebut titik strategis ini.

gallery/aleppo-timur

Rezim mengandalkan milisi Syiah dari Iran dan Irak dalam pertempuran ini. Sementara otak pengatur pertempuran dikomando dari para perwira Rusia.

Kemajuan militer rezim ini membuat ribuan warga yang bertahan di Aleppo Timur mengungsi. Sebagaian mereka menuju wilayah kontrol Kurdi, yang berada di tenggara Aleppo Timur, sebagian lain terpaksa masuk ke wilayah rezim. Sementara belum diketahui nasib mereka.

Perkembangan terbaru ini membuat kondisi 250 ribu warga yang bertahan Aleppo Timur kian terhimpit. Mereka terpisah di wilayah besar yang terkepung.

Aleppo Kota Bencana

Dewan Pertahanan Sipil menyebut kota Aleppo Timur menjadi daerah bencana. Gempuran sengit dua pekan terakhir mengakibatkan hampir seluruh fasilitas medis berhenti beroperasi.

Lembaga cepat tanggap itu menegaskan bahwa perlengkapan untuk mengevakuasi yang dimiliki minim. Akibatnya, banyak korban meninggal yang tertimbun reruntuhan tidak dapat dievakuasi cepat.

Kontributor Al-Jazeera menambahkan, obat-obatan dan makanan pokok sudah habis di Aleppo Timur. Bahan bakar minyak juga sudah tidak ada lagi sehingga mobil-mobil ambulan berhenti operasi.

Reporter: Sulhi El-Izzi
Sumber: BBC Arabic, Al-Jazeera

Kemajuan militer Suriah membagi wilayah Aleppo Timur yang diduduki pejuang